Rabu, 27 Maret 2013

Resto Review # Pepper Lunch Citos

Minggu pagi  saat meluncur ke arah citos terasa jalanan lenggang banget , kalau hari kerja sudah di pastikan jalanan ini padat merayap. jam 9 udah sampai di Citos, cuma perlu waktu 20 menit saja dari Tebet. Ngapain sih pagi pagi udah nyampe citos ? Hari ini saya dan beberapa teman Indonesia Food Blogger di undang untuk icip icip di Pepper lunch Resto Citos yang baru buka tanggal 4 maret lalu.

Saat sampai di Papper Lunch Citos lantai 2 unit 117-119 restoran masih sepi , karyawan masih sibuk menyiapkan meja dan perlengkapan resto lainnya. Saya bisa melihat berkeliling dan mengambil foto tanpa khawatir mengganggu pengunjung lain. Restoran ini cabang ke 17 setelah Plaza Senayan, Kelapa gading, Kuningan City, Kota kasablanka, Mall Alam sutra, Central Park, Gandaria City, Summarecon mall, Pondok indah, Ciputra mall, Supermall karawaci, Emporium pluit, Puri Mall.

Outlet baru ini memiliki variasi menu yang lebih lengkap dan porsinya juga lebih besar daripada outlet express. yang khas dari interior Pepper Lunch adalah wallpaper papan tulis hitam besar dengan tulisan menu yang ada di Pepper Lunch. Resto ini cukup nyaman untuk hang out bersama teman teman ataupun dengan keluarga. Untuk yang ga sempat mapir ke restoran Pepper Lunch juga menyediakan jasa delivery loh , silahkan tekan no telpon dan pesanan meluncur ke tempat anda.





Jam 10 Acara di buka oleh mba Rika Marketing Manager Pepper Lunch, mba Rika menjelaskan konsep dan uniknya Pepper Lunch itu apa sih ?
Papper Lunch resto ini merupakan The original japanese DIY Teppan Restaurant, Resto ini mengusung konsep DIY ( do it yourself) jadi makanan di sajikan di atas hot plate dengan suhu 260 derajat dan kita bebas memasak makanan tersebut sesuai selera. Sesuai namanya Pepper Lunch punya lada istimewa yang digiling segar setiap hari supaya rasa dan aroma lada tersebut terjamin kesegarannya. Selain lada istimewa Pepper Lunch punya butter special yang menambah gurih nya setiap masakan. Butter ini di letakkan di tengah masakan dan akan meleleh saat kita mengaduk rata makanan tersebut. 





Cara Pembuatan Beef Pepper Rice

Pepper lunch juga menyediakan saus special untuk menembah citarasa masakan menjadi lebih enak. Ada Honey Sauce yang rasa nya manis gurih dan Garlic Sauce yang rasanya asin gurih . Mau di tambah kedua saus tesebut juga ga ada yang melarang koq , serukan jadi setiap orang bebas dengan selera masing masing. Di setiap meja sudah di sediakan saus special tersebut termasuk juga lada istimewa yang bisa kita tambahkan jika terasa kurang.


Kami di perbolehkan memilih salah satu dari 3 menu Pepper Lunch yaitu : Beef pepper rice, Chicken pepper rice dan Salmon pepper rice. Karena tadi mbak Rika menyebutkan Beef peper rice sebagai menu unggulan mereka, saya tertarik untuk memesan menu tersebut. Sempat tergoda untuk memesan Salmon pepper rice tapi karena teman foodblogger banyak yang memesan salmon, saya kembali ke pilihan awal saja. Saya akan minta izin salah satu teman untuk bisa bertukar mencicip rasa hidangan yang kami pesan.

Add caption

Beef  pepper rice yang saya pesan datang dan saya harus langsung mengaduk hidangan tersebut dengan sumpit ataupun sendok, butter special pun ikut meleleh dengan cantiknya dan membuat harum yang sangat menggoda. Rasa merica , butter yang kaya rempah  menyatu dengan daging yang empuk saat di kunyah di tambah rasa manis dari jagung di antara butiran nasi itu hmmm membuat saya sulit untuk berhenti menyuap. Setelah suapan ketiga saya pun mencoba menambahkan honey sauce dan garlic sauce di dua bagian beef pepper rice saya. Dan saya jatuh cinta pada honey sauce tersebut, rasa nya manis dengan rempah yang saya tidak bisa menebak apa , membuat makanan menjadi semakin enak dan saya  kemudian menambahkan honey sauce ke semua bagian Beef Pepper Rice tersebut. Saya kurang cocok dengan rasa garlic sauce karena membuat masakan menjadi terlalu asin menurut lidah saya.

Do It Yourself

Sesuai rencana saya boleh ikut mencicip Salmon pepper rice salah satu teman, rasa nya cukup enak salmonnya lembut dan sama sekali tidak amis. Saya jadi ingat anak saya yang sangat suka ikan , saya akan mengajak dia untuk mencicipi Salmon pepper rice pasti dia akan suka. 



Porsi makanan yang cukup banyak ternyata berhasil saya habiskan selain lapar karena memang sengaja tidak sarapan , Beef Pepper Rice nya juga enak sesuai deh sama selera saya. Teman teman lain juga terlihat menikmati  walaupun ada beberapa teman tidak sanggup menghabiskan makanan. Saat sudah kenyang dan sibuk ngobrol ada waitress yang datang ke arah kami menawarkan dessert .


Wow Red velvet Cake mana mungkin ditolak ,ya walaupun perut udah terasa penuh, tapi mulut susah di ajak kompromi. Pertama sih mikir paling rasanya biasa aja karena banyak toko kue yang jual red velvet tapi rasanya kering dan nggak cocok di lidah. Jatah red velvet itu sempat saya taruh di meja untuk ntar aja deh di bawa pulang. Tapi ga lama saya ikutan nyobain karena temen teman kasak kusuk rasa red velvetnya enak loh , krim keju nya terasa dan lembut. Ga nunggu lama langsung  saya buka tutup cup dan  mulai menyendok , suapan pertama terasa kue yang cukup lembut dan terasa sedikit berremah ciri khas red velvet.Berpadu dengan krim keju yang lembut dan ringan terasa cukup pantas  untuk di habiskan , dan saya ingin satu cup lagi kalau ga tau malu ha ha ha. Undangan review ini menyenangkan dan saya tertarik untuk mencicipi menu yang lain suatu saat.


Selain menyajikan Pepper Rice ada juga menu lain yaitu Pepper Steak layak untuk dicoba sepertinya karena membaca menu Big rib Eye steak, Hamburg Steak &Wagyu Steak siapa yang tidak tertarik ? Atau mencoba menu Teriyaki Double salmon mungkin ? Baiklah lain kali saya akan datang lagi . Mari teman teman kapan kita makan lagi ? 


Teman teman Indonesian Food Blogger

1 komentar:

Andrie Anne mengatakan...

Cakeyp Mba, makasi Mba Arni:-)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...